Pages - Menu

Jumat, Juli 19, 2013

Diam, Sebuah Destinasi Terakhir Kah ?

Diam, bentuk dari penyebab merancu. Membawa segudang tanya dalam mata. Warna indah yang penuh hipotesa aneh. Pancaran kebingungan diri. Tiada satu yang mengerti. Bahkan bukan seolah-olah membualkan kebohongan. Kita dalam pikiran kita. Mengundang secarik tanda. Bahkan diksinya terlalu berat untuk dipahami. Aura kebebasan dalam kesunyian.

"Kau pendiam paling hebat. Bukan tak berasalan, tapi kadang alasannya tak bermuasal. Cuma bermuarakan akibat. Penyebab adalah rahasia paling dalam. Diungkap ? Aku rasa tidak. Tapi ,itulah indahnya kamu. Diam, cara terindah. Penganugerahan Tuhan yang diberi. Diam, sebuah destinasi terakhir kah ?"

"Aku bukan orang yang tahan akan kediaman. Pengalahan diri, membuat alur baru. Mengais lalu membuka satu demi satu lara yang kau pendam. Paling tidak aku merangkai diksi. Permainan kata adalah kebisaanku."

Rabu, Juni 05, 2013

Я так люблю тебя, а ты?


Sebulan yang lalu di Fakultas Persiapan ASTU diadakan Olimpiade Bahasa Rusia untuk mahasiswa asing. Di sini kami diminta membuat cerita pendek dengan tema CINTA.  Nah, aku pun gak ketinggalan mengikuti perlombaan tersebut, walau pada awalnya diragukan ama dekan fakultas dan sempat diusir keluar karena dianggap gak layak ikut :(( tapi dengan tekat besar, akhirnya saya mendapatkan juara 2 dalam perlombaan tersebut. Emang gak disangka, karena diantara para peserta banyak yang kelihatannya lebih hebat dan jago bahasa Rusia nya. Tapi, apa dayanya, aku dengan tekat untuk menunjukan kebisaan (hheehe..) akhirnya mempersembahkan hasil yang lumayan membanggakan hehehe 
 
 Херру Анггиантама 

  

Hujan di Awal Bulan Juni

Apa yang kita lihat sekarang bukan lah seperti ilusi lagi. Kecemburuan akan masa lalu yang cukup indah sepertinya sudah mulai mengikis angan. Kita yang terlalu tangguh malah berpura-pura menjadi pembisu. Aku bukan lah tak berarah lagi. Semua telah berbeda ketika ku coba menghitung peta langit. Bulan yang dulunya sama-sama kita lihat mulai kau acuhkan. Aku terlalu lelah untuk melihat ke belakang.

param pam pam

Rabu, April 17, 2013

Belajar Membuat Pancake Rusia "Blini" ala Gue.

Sebelumnya gue pernah cerita di postingan sebelumnya tentang pancake ala Rusia yang disebut Blini. Nah, di akhir minggu kemarin gue telah berusaha sekuat tenaga membuat Blini. Berkat resep pembuatan Blini + video yang dikirim temen gue yang jago masak (sebut saja Namura). Akhirnya bersama temen sekamar gue (sebut saja namanya Marcos) berhasil melewati rintangan-rintangan pembuatan Blini. 

Blini Russian Pancakes
 Blini

Rabu, April 10, 2013

Buat Prajurit Kecilku : Selamat Ulang Tahun

prajurit-prajurit kecilku


Ini Buat Adik Kecilku


Ini buat prajurit kecil ku di sana
Maaf abangmu tak bisa memberimu kado seperti yang pernah kau katakan
Maaf abangmu tak bisa hadir dan memelukmu sekarang
Maaf abangmu tak bisa menemanimu serta mengajarimu seperti biasa
Maaf kan abangmu sayang

Minggu, April 07, 2013

Tentang Rindu

Keramahan musim dingin sudah dua minggu berlalu. Kenyaman dan keindahan butir kembang salju terkadang dirindukan. Kadang pula tidak. Pohon-pohon akasia yang sudah tiga bulan tak berdaun mulai memperlihatkan kemegahan pucuk-pucuk baru. Matahari tak lagi terbenam pukul 4.30 sore, namun beranjak malu menjadi pukul 8 malam. Seperti mempengaruhi malam. Tak terasa sama sekali indahnya.

pam parampam

Enam bulan berada di dunia yang berbeda. Namun kerinduan dunia lalu sama sekali tak luput dalam benak. Semenjak hari pertama terbang jauh. Tak satupun aku lupa setiap momen bersama orang tercinta. Terkadang rasa rindu menyiksa batin. Meninggalkan atau ditinggalkan. Rasanya sama saja. Rindunya sama saja.

Sabtu, April 06, 2013

Cerita dari Rusia : Kunjungan Ke Museum Budaya Rusia

Sebulan yang lalu, saya dan teman-teman Fakultas Persiapan bahasa pergi ke salah satu museum budaya di Astrakhan. Itu merupakan sebuah program eskursi bagi mahasiswa fakultas persiapan di universitas kami. Museum tersebut jaraknya tidak terlalu jauh dari kampus, sekitar 15 menit perjalanan dengan bus. Kami pergi dengab didampingi oleh dekan Fakultas dan seorang guru Matematika.

kunjungan rusia
 kunjungan ke museum